Peluang Budidaya Tanaman Vanili

Seperti yang sudah semua tentu sama-sama kita ketahui, tanaman vanili merupakan salah satu tanaman yang paling digemari dengan permintaan pasar dan harga yang cukup baik sehingga menarik minat yang mau mebuidayakannya. Jadi, betul bahwa menanam tanaman vanili bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Produk yang terbuat dari olahan tanaman vanili sebagian besar adalah merupakan bahan pembuat kue yang sudah jamak kita ketahui sebagai vanili powder ataupun sejenisnya.

Selain itu, aroma vanilla-nya yang unik sering digunakan sebagai minyak esensial tabir surya. Biji vanili berbentuk kacang polong. Menanam vanili sendiri merupakan tanaman yang sangat bermanfaat bagi masyarakat karena banyak mengandung vitamin A, B, dan E. Selain itu, tanaman ini kaya akan antioksidan dan dapat membantu mencegah kanker.

Saat ini tanaman vanili ditanam di 25 provinsi di Indonesia, dan varietasnya sangat banyak. Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi agar budidaya tanaman vanili dapat berkembang dan tumbuh dengan baik.

Udara Yang Baik

Tanaman ini cocok ditanam di daerah beriklim sedang dan terestrial. Tentunya iklim seperti ini sangat baik di Indonesia, sehingga tanaman ini tumbuh luas tidak hanya di 25 provinsi saja, tetapi juga di Indonesia.

Ketinggian Dan Aturan Suhu Yang Benar

Ketinggian yang ideal untuk pertumbuhan benih vanili yang baik adalah 400-700 meter. Maka suhunya harus dari 22 derajat Celcius hingga 25 derajat Celcius. Pulau Jawa yang dikelilingi bekal tersebut nampaknya sangat bagus untuk perkembangan tanaman vanili tersebut.

Hujan dan Lembabnya Alam

Bibit vanili membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk tumbuh dengan baik. Oleh karena itu, saat ini tanaman vanili harus dilindungi dengan cara dijemur dalam proses berbuah.

Pada 8-10 bulan, vanili mulai tumbuh dan menghasilkan buah. Secara umum curah hujan tanaman vanili harus tumbuh dengan baik antara 2000-3000 ml pertahun dengan kelembaban rata-rata 80%.

Pembibitan Dan Tanah Tempat Menanam

Jenis tanah yang disukai tanaman vanili adalah tanah humus dengan sistem pengairan dan pengairan yang baik. Tidak hanya itu, tanaman vanili membutuhkan tanah gembur, agar bagian bawah tanaman dapat dengan mudah menembus tanah. Ini karena tanaman vanili merupakan tanaman dasar untuk tanaman dangkal. Oleh karena itu, sangat penting untuk menemukan material bangunan yang tepat.

Makanan rumah

Tanaman vanili membutuhkan tanah yang subur untuk tumbuh subur. Unsur utamanya adalah Ca (kalsium) yang diekstraksi dari marmer. Tidak hanya itu, Anda juga perlu mengatur pH tanah. PH tanah yang cocok untuk tanaman vanili adalah 6-7, dan pH tanah dalam rasio ini membuat vanili buta dari potensi penyakit.

Baca lebih banyak

Cara memelihara ayam, panduan dan trik sederhana untuk merencanakan pengembalian yang terbukti

Oleh karena itu, perhatikan nutrisi dalam tanah seperti fosfor, magnesium, kalsium, dan natrium. Ini karena faktor-faktor ini memastikan pertumbuhan tanaman vanili yang tepat.

Intisari Dan Pembibitan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, vanila menyukai rumah pembibitan yang longgar dan baunya harum. Oleh karena itu, benih vanili sebaiknya diberikan pada tanah dan struktur yang gembur, agar cocok sebagai tempat tumbuh dan berkembang dengan ideal.

Untuk mendapatkan produk lepas di rumah dengan budidaya vanili, Anda membutuhkan penutup atap terlebih dahulu. Satu hal yang sangat penting adalah konstruksi pengendara yang dapat menyelaraskan musim tanam.

Tanaman untuk perlindungan atau pemanjatan

Vanili tidak menyukai sinar matahari dan merupakan tanaman yang sangat ringan. Idealnya, Anda hanya membutuhkan 35 hingga 55% di bawah sinar matahari. Oleh karena itu sebaiknya menanam tanaman yang ukurannya lebih besar dari vanili agar dapat mengurangi risiko sengatan matahari jika ukurannya terlalu besar.

Tidak hanya itu, vanilla membutuhkan penunggang. Tanaman merambat ini bermanfaat untuk buah anggur untuk biji vanili. Tanaman yang direkomendasikan adalah Sengon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *